Jumat, 08 Agustus 2025
SENI CAMPURSARI
Campursari merupakan salah satu jenis musik tradisional Jawa yang masih berkembang dan populer hingga saat ini. Istilah campursari berasal dari dua kata, yakni campur, yang berarti penggabungan, dan sari, yang artinya inti sari atau bagian paling berharga. Secara istilah, campursari dapat diartikan penggabungan antara bagian paling berharga. Baca juga: Nekat Kuras Tabungan untuk Lunasi Utang KPR, Andhara Early: 8 Tahun Sia-sia Sedangkan musik campursari adalah perpaduan antara beragam instrumen musik, seperti flute, keyboard, dan ukulele, dengan instrumen pokok dalam ensambel karawitan. Menurut salah satu tokoh musik campursari dari Yogyakarta, yakni Manthous, campursari adalah perpaduan instrumen gamelan dan instrumen Barat, yang juga terkait dengan penggabungan tangga nada pentatonis dan diatonis. Musik campursari berasal dari daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Apa saja inspirasi Indonesia Maju? Simak ulasannya di Kompas 80 Tahun Indonesia. Pre-order sekarang! Artikel Kompas.id Lantas, siapa yang pertama kali memperkenalkan campursari? Berikut ini sejarahnya. Baca juga: Kusbini, Perintis Musik Pop Indonesia Dari mana asal Campursari? Campursari lahir dari kreatifitas seniman musik Jawa pada tahun 1950-an, yang dipopulerkan melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang. Campursari pertama kali diperkenalkan oleh RM Samsi pada 1953. Kelompok campursari besutan RM Samsi secara rutin mengisi siaran di RRI Semarang. Acara itu berlangsung selama kurun waktu 20 tahun, sejak berdiri sampai pertengahan tahun 1970-an. Baca juga: Pengelolaan Royalti Musik Terus Jadi Polemik, Anji: Semakin Besar Isunya, Semakin Jelas Siapa Sumber Masalahnya Melansir Historia, pihak lain yang mendukung kelahiran campursari adalah organisasi URIL (Unit Moril)atau TJABAD (Tjabang Adjutant Djendral) yang bertugas menghibur pasukan komando di lingkaran tentara Indonesia. Dua lembaga tersebut memiliki karawitan dan kelompok musik lain (termasuk orkestra keroncong). Sindusawarno dan Kelly Puspito merupakan dua tokoh campursari dari URIL. Baca juga: Biografi M Mashabi, Perintis Musik Dangdut Pada 1955, lagu-lagu langgam Jawa (gaya Jawa dalam musik) menjadi populer.
SUMBER: https://www.kompas.com/stori/read/2024/08/30/235000179/sejarah-campursari-lahir-pada-tahun-1950-an